Kerja sama kemitraan ASEAN-Jepang secara formal dimulai pada tahun 1977.

Pada KTT ke-19 ASEAN-Jepang di Vientiane tanggal 7 September 2016.
Jepang berkomitmen mepererat kerja sama dengan ASEAN melalui penyediaan dana bantuan sebesar USD 200 miliar untuk permbangunan infrastruktur di ASEAN, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). KTT ASEAN ke-30 kemudian menyerukan dilakukannya peningkatan kerja sama dengan Jepang.

(www.asean.org)

Kerja sama kemitraan ASEAN-Jepang secara formal dimulai pada tahun 1977. Pedoman kerja sama dimaksud adalah Vision Statement on ASEAN-Japan Friendship and Cooperation: Shared Vision, Shared Identity, Shared Future. Salah satu fokus kerja sama adalah counter terrorism. Di bidang ekonomi, Jepang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif Indonesia untuk memajukan konektivitas nasional melalui pembiayaan dan expertise dalam feasibility study Roll-on Roll-off di Dumai-Melaka dan Bitung-Davao, Melaka-Pekan Baru Power Grid, serta Workshop on PPP. Di bidang sosial budaya, Jepang membentuk Japan-East Asia Network of Exchange for Students and Youths (JENESYS) 2015 sebagai kelanjutan dari program JENESYS 2.0. JENESYS telah diselenggarakan dalam 2 (dua) tahap di tahun 2016.

 

ASEAN-Japan Dialogue Relations

 

Summit Documents

 

Ministerial Documents

 

Agreements & Declarations

 

Press Release & Statements

 

Other Documents & Information

 

Links