JAKARTA (ANTARA News)-Trading Economics melansir pada kuartal III tahun 2018, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang berasal dari industri manufaktur sebesar 39,7 miliar dolar AS, dimana PDB sektor manufaktur Indonesia ini merupakan yang terbesar di kawasan ASEAN.

“Ketidakpastian global ini berdampak tidak hanya pada Indonesia, tetapi juga negara-negara lain. Namun demikian, kinerja industri dan ekonomi nasional masih mencatatkan kinerja positif,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian Ngakan Timur Antara lewat keterangannya di Jakarta, Rabu.

Kemenperin juga mencatat, sektor industri pengolahan nonmigas periode tahun 2015-2018 mengalami kinerja positif dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 4,87 persen dan masih sebagai sektor yang berkontribusi paling besar terhadap PDB nasional, dengan setoran hingga 17,66 persen pada tahun 2018.

“Pada 2015 sektor industri pengolahan nonmigas menyumbang sebesar Rp.2.098,1 triliun terhadap PDB nasional, meningkat menjadi Rp.2.555,8 triliun di tahun 2018 atau setara dengan 21,8 persen,” ungkap Ngakan.