Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional(PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan Indonesia akan menjadi pemimpin di pasar e-commerce pada 2025.

Hal tersebut dia diungkapkan dalam Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) Ministerial Meeting 2019 di Paris, Prancis. Bambang menyatakan Indonesia berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menerapkan ekonomi digital yang mampu membuat Indonesia meningkatkanproduktivitas ekonomi dan membuka kesempatan lapangan kerja baru.

“Indonesia diprediksi menjadi pemimpin pasar e-commerce Asia Tenggara dengan prediksi share sebesar 52 persen pada 2025. Capaian tersebut akan tercipta berkat dorongan perkembangan masyarakat kelas menengah dan perbaikan akses infrastruktur digital,” ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Menurut dia, optimisme tersebut muncul salah satunya karena keberhasilan Indonesia di daftar peringkat teknologi informasi dan komunikasi dalam laporan Global Information Technology Report. Indonesia melesat ke peringkat 64 dari 148 negara pada 2015, naik signifikan dari peringkat 76 di 2013 dari 144 negara (World Economic Forum).

Namun, meski berhasil menduduki peringkat yang cukup baik, pertumbuhan teknologi informasi Indonesia masih dapat ditingkatkan dengan penyediaan infrastruktur yang lebih mumpuni. “Indonesia membutuhkan usaha kolektif dariberbagai pihak, tak terbatas hanya pada pemerintah saja. Di era digital seperti saat ini, inklusi, efisiensi, dan inovasi sangat dibutuhkan agar teknologi informasi dan komunikasi Indonesia dapat terus meningkat kualitasnya,” ungkap Bambang.