Bengkulu- Association of South East Asian Nation (ASEAN) sudah berusia 51 tahum, sejak berdiri 8 Agustus 1967. Hingga kini ASEAN telah berkiprah, terutama dari aspek menjaga stabilitas negara – negara anggota serta membangun kerjasama ekonomi antar anggota untuk mencapai kemakmuran bersama.

Fakta ini terungkap dari  seminra nasional dan workshop yang digelar di Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH (UNIHAZ) kemarin (9/8) pagi. Seminar itu digagas Pusat Studi ASEAN Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNIHAZ yang bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri RI dari tahun 2015 silam. Seminar menghadirkan 5 narasumber.

Diantaranya Asisten III Pemprov Bengkulu, Gotri Suyanto, Direktur Pengembangan Usaha Ekonomi Desa Kemendes RI , Drs. Nugroho Setijo Nagoro, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bidang Advisory dan Pengembangan Ekonomi Christin R. Sidabutar, serta Dosen Fisipol Dr (Can) Alexander Hasyim, M.Si, dihadiri Rektor UNIHAZ, Dr. Yulpiferius, M.Si.

Sekretaris Ditjen Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI Verdi Kurnia Buana mengapresiasi upaya UNIHAZ, terutama Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik untuk menyelenggarakan seminar dalam rangka mengenalkan ASEAN kepada masyarakat dan mahasiswa serta stake holder di Provinsi Bengkulu.