Jakarta (ANTARA)- Direktur Eksekutif Pusat Keanekaragaman Hayati ASEAN (ASEAN Center for Biodiversity/ACB) Dr Theresa Mundita Lim mengingatkan kembali hubungan era tantara keanekaragaman hayati dan ketersediaan air tepat di peringatan Hari Air Sedunia.

Hari ini, karena ASEAN Center for Biodiversity bergabung dengan komunitas internasional merayakan Hari Air Sedunia dengan fokus pada bagaimana air dapat membantu memitigasi dampak perubahan iklim, kami mengambil kesempatan ini untuk menekankan hubungan keanekaragaman hayati dan air yang tak terpisahkan,” kata Lim dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Lim Mengatakan sementara sumber daya air tawar yang melimpah di Kawasan ASEAN beruntung mendapatkan 9,5% dari total curah hujan global, ketersediaan air sebagian besar tentu dipengaruhi oleh perubahan musim dan kenaikan suhu global.