Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan mengatakan ASEAN dan China telah menyepakati draf dokumen negosiasi Code of Conduct (CoC) atau kode etik Laut China Selatan yang sama.

Balakrishnan mengatakan 10 negara Asia Tenggara dan China juga sudah sepaham mengenai "modalitas-modalitas kunci" yang dijadikan dasar negosiasi isi CoC di masa depan. Ini berarti dokumen tersebut masih bisa diubah dan dikembangkan secara terus menerus.

"Di mana selama ini ada ketidaksetujuan dari waktu ke waktu, kuncinya adalah mencari kesamaan dasar, fokus pada kerja sama praktis, dan menyelesaikan perbedaan secara damai dan niat baik," kata Balakrishnan dalam pidatonya saat membuka Pertemuan Menteri ASEAN dan China di Singapura, Kamis (2/8).

Dia mengatakan negara ASEAN-China menyepakati draf negosiasi tersebut pada Juni lalu saat kedua belah pihak bertemu di Changsha, Provinsi Hunan, China.

Dalam pidatonya itu, Balakhrisnan juga mengatakan banyak kemajuan yang dicapai China dan negara ASEAN dalam memperkuat kerja sama selama tiga tahun terakhir. 

Penguatan kerja sama antara kedua belah pihak, paparnya, terjadi di berbagai area termasuk perdagangan, investasi, dan inovasi. Menurut Balakhrisnan, penguatan relasi seperti ini hanya bisa dicapai dengan rasa saling percaya dan optimis antara kedua belah pihak.
 

Selengkapnya CNN Indonesia