Jakarta (ANTARA News) – Negara – negara anggota ASEAN harus sepaham atas Code of Conduct untuk mendorong perdamaian di Laut China Selatan sehingga negara yang memiliki klaim dan yang tidak memiliki klaim, terbiasa berkonsultasi dan tidak saling mengkritik.

“Di internal ASEAN harus ada kesepahaman terkait Code of Conduct,” ujar ahli hubungan internasional dari Universitas Padjajaran, Teuku Rezasyah, saat dihubungi di Singapura, selasa.

Indonesia lanjut dia, mengupayakan agar ASEAN tidak terbelah, menjadi kubu pro-China dan kubu pro-status quo. Untuk Laut China Selatan, Indonesia bukan negara pengklaim wilayah, walau perairan internasioanl itu berbatasan langsung dengan zone ekonomi eklusifnya di Laut Natuna dan sekitarnya.

“Di eksternal ASEAN yaitu membagun Code of Conduct, sehingga menghargai prinsip – prinsip kebebasan bernavigasi, serta zona damai, kebebasa, dan netralitas, yang sejalan dengan prinsip – prinsip hokum internasional, Piagam ASEAN, dan UNCLOS,” kata dia.