Jakarta (ANTARA NEWS) – Setelah cukup lama tidak terdengar tentang mobil ASEAN, Indonesia dan Malaysia menyepakati untuk berkolaborasi mengembangkan industri otomotif hingga mampu menciptapakan mobil ASEAN, melalui penandatanganan sebuah Memorandum of Agreement (MoA).

“Iya, kami ingin nanti arahnya untuk menciptakan mobil ASEAN,” kata Presiden Institut Otomotif Indonesia (IOI) I Made Dana Tangkas di Jakarta, Jumat.

Menurutnya, mobil ASEAN yang dimaksud adalah kendaraan yang diproduksi dengan 40 persen komponen – komponennya berasal dari negara – negara ASEAN.

“Ada yang namanya ASEAN Content. Nah, ASEAN Content ini terdiri dari komponwn yang diproduksi di masing – masing negara. Sehingga kalau sudah mencapai 100 persen komponennya, itu sudah disebut mobil ASEAN,” Ujar Made.