Jakarta: Pada hari kedua rangkaian pertemuan dengan Negara Mitra ASEANIndonesia mendorong kerja sama vaksin dan kesehatan di kawasan serta terciptanya situasi geopolitik yang kondusif untuk pemulihan ekonomi.
 
“Masih terdapat perbedaan mencolok dalam akses vaksin secara global," tegas Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar, dikutip dari situs Kemlu.go.id, Kamis 5 Agustus 2021.
 
Menurut Mahendra, diskriminasi vaksin dapat menghambat upaya pemulihan yang akan berdampak luas. Untuk mengatasi hal ini, Indonesia usulkan penjajakan kerja sama riset dan produksi vaksin antara ASEAN dengan perusahaan di negara mitra yang memiliki lisensi produksi vaksin dan obat-obatan untuk menangani pandemi covid-19.