Jakarta - Gastronomi menjadi salah satu daya tarik wisata yang mendapat perhatian khusus dari Kementerian Pariwisata. Hal tersebut dikarenakan tren regional dan global menjadikan wisata gastronomi sebagai kendaraan untuk membangun destinasi berkelanjutan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya yang sejak awal jeli menangkap pergerakan tren motivasi wisatawan dunia. Sehingga ia langsung membentuk Tim Percepatan khusus untuk menyikapi dan memposisikan Indonesia di peta pariwisata gastronomi dunia, serta memimpin di regional.

"Untuk meraih hasil yang luar biasa, maka perlu dilakukan usaha yang tidak biasa. Itu sebabnya mengapa saya membentuk Tim Percepatan dan memilih professional yang tepat untuk membuat terobosan dan memperluas jaringan demi kepentingan promosi pariwisata kita," ungkap Arief dalam keterangan tertulis, Jumat (12/4/2019).

Arief menegaskan, ASEAN Gastronomy Network pun datang dari inisiatif Indonesia yang disampaikan di Gastronomy Conference ATF 2018 yang kemudian terus ditindaklanjuti bersama dengan Thailand yang menjadi penanggungjawab. 

"Saya bangga dengan capaian kita dalam mengembangkan wisata gastronomi. Ini perlu ditingkatkan terus hingga menjadi salah satu motivasi kedatangan wisatawan ke Indonesia," ujarnya.