Jakarta (ANTARA News) - Indonesia mendapat apresiasi dari negara-negara ASEAN peserta pertemuan Technical Working Gorup (TWG) on Transboundary Haze Pollution atas keberhasilannya dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan sekaligus Ketua Delegasi Indonesia dalam TWG Raffles B. Panjaitan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa terjadi perubahan paradigma penanganan karhutla di Indonesia. Semua prioritas pada pemadaman saat fase krisis, namun pascatahun 2015 lebih mengutamakan aspek-aspek pencegahan.

"Kejadian kebakaran Tahun 2015 menjadi pembelajaran bagi bangsa Indonesia, bahwa upaya pencegahan sangat penting dalam pengendalian karhutla. Oleh karena itu, pascaperistiwa itu kami menekankan untuk melakukan pencegahan karhutla sejak dini untuk meminimalisir terjadinya karhutla yang besar yang berdampak pada kabut asap," kata Raffles.

Selengkapnya Antara News