KBRN, Jakarta:  Forum ke-16 ASEAN Chiefs of Defense Forces Meeting (ACDFM) meningkatkan kerja sama dan memperkuat kemitraan strategis dengan dilandasi solidaritas ASEAN dalam rangka membangun kawasan ASEAN yang aman, damai, tenteram, dan sejahtera.
 
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam keterangan resmi yang diterima RRI, Jumat (8/3/2019). Panglima TNI menyampaikan bahwa dalam forum ACDFM ke-16 yang memiliki tema “Sustainable Security”, TNI menitikberatkan kepada penanganan penanggulangan bencana alam karena isu bencana alam merupakan tantangan global yang tentunya memperoleh perhatian khusus oleh para Pemimpin negara-negara di ASEAN.
 
Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Asia Tenggara merupakan suatu kawasan rawan bencana yang disebabkan oleh kondisi geografis dan geologi serta perubahan iklim dunia yang mempengaruhi iklim setiap negara. 

“Bencana alam telah mengakibatkan kerugian yang berdampak terhadap peningkatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi negara,” ujarnya.
 
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga mengatakan bahwa penanganan bencana alam telah menjadi topik penting dan dapat dijadikan momentum bagi upaya pembangunan masyarakat ASEAN yang saling peduli serta berbagi.

“Topik yang diangkat dalam isu bencana alam ini terkait dengan upaya kesiap-siagaan, tanggap darurat sampai pemulihan bencana,” ucapnya.
 
Panglima TNI mengungkapkan bahwa kerja sama penanganan bencana alam dalam kerangka ASEAN bertujuan untuk saling memperkuat kerja sama regional yang telah terjalin sejak lama. 

“Kerja sama tersebut diperlukan guna meningkatkan kedamaian, stabilitas, kemajuan regional serta untuk saling memupuk persaudaraan dan solidaritas terutama di saat salah satu anggotanya tertimpa bencana,” imbuhnya.
 
Merujuk kepada kesepakatan pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM), lanjutnya, mengenai pembentukkan standby force guna penanganan bencana alam, maka sebagai bagian dari masyarakat ASEAN, Indonesia mendukung pembentukan standby force oleh setiap negara anggota ASEAN.
 
“Apabila terjadi bencana besar di negara anggota ASEAN dan jika diperlukan, maka satuan-satuan standby force tersebut dapat secara bersama melaksanakan penanggulangan bencana serta bantuan kemanusiaan di negara manapun,” tambah Panglima TNI.