indopos.co.id – Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot Sulistiantoro Dewa Broto memimpin delegasi Indonesia bersama Asisten Deputi Pembibitan dan Iptek Olahraga dan beberapa pejabat lainya menghadiri acara the 9th ASEAN Senior Officials Meeting on Sports (SOMS-9) di Manila, Filipina, Senin (7/10/2019) dan juga direncanakan meghadiri kegiatan the 5th ASEAN Ministerial Meeting (AMMS-5) di kota yang sama.

Berikut Kesepakatan yang dihasilkan pada acara SOMS-9 yang dihadiri seluruh negara anggota ASEAN ini :

1. Meskipun Indonesia melalui PSSI sudah mengusulkan diri bersama Australia untuk mencalonkan diri menjadi salah satu co-host untuk Piala Dunia FIFA tahun 2034, namun demikian ASEAN saling mengingatkan diri bersama, bahwa the Chairman’s Statement of the 34th ASEAN Summit on the development of a joint bid to host the FIFA World Cup sudah menyatakan tentang kebersamaan ASEAN untuk tetap mencalonkan diri bagi bidding tersebut. Sebelum pembahasan tersebut, Delegasi Indonesia telah berkonsultasi dengan PSSI, yang intinya untuk dilakukan pembahasan bersama antara AFC, AFF dan Sekretariat ASEAN.

Kesimpulannya: jangan sampai mengecilkan kesepakatan ASEAN, tidak mungkin seluruh negara ASEAN menjadi lokasi pertandingan (maksimal mungkin 3 negara), masing-masing negara ASEAN harus melakukan koordinasi dengan federasi sepakbolanya, dan ASEAN harus memanfaatkan momentum giliran kawasan Asia di tahun 2034 dengan maksimal, karena jika tidak akan jatuh pada Tiongkok. Pada pertemuan tersebut, seluruh negara ASEAN mendukung sepenuhnya pencalonan Indonesia untuk bidding U-20 Piala Dunia tahun 2021, yang penentuannya akan dilakukan pada tanggal 23 atau 24 Oktober 2019 menghadapi Brasil dan Peru.

2. Seluruh negara ASEAN mendukung sepenuhnya inisiatif Malaysia untuk membentuk Federasi e-Sport Asia Tenggara, atas dasar pertimbangan, bahwa perkembangan e-Sport kini telah menunjukkan indikasi yang signifikan di banyak negara, termasuk juga karena saat Asian Games 2018 telah mempertandingkan e-Sport meski masih sebatas eksibishi, dan kemudian akan dipertandingkannya e-Sport sebagai salah satu cabang olahraga pada saat SEA Games 2019 di Filipina.

3. Mengingat masing-masing negara ASEAN memiliki hari olahraga nasionalnya sendiri-sendiri (seperti Hari Olahraga Nasional tanggal 9 September), maka rencana penyelenggaraan ASEAN Sport Day sebaiknya cukup menjadi bagian dari ASEAN Day yang selalu diperingati di setiap tanggal 8 Agustus di seluruh negara ASEAN, dimana kegiatannya jika di Indonesia oleh Kemenpora dan Kementerian Kesehatan di antaranya dalam bentuk ASEAN Car Free Day ataupun kegiatan olahraga dan lainnya yang tujuannya mendorong adanya perbaikan life style masyarakat yang kini cenderung kurang berorientasi pada kesehatan secara proporsional.