Myanmar


Sumber : Myanmar Business Today (www.mmbiztoday.com)


Sumber : BPS, Processed by Trade Data and Information Center, Ministry of Trade

Government to Government (G to G)

MoU on Capacity Building
Catatan: Buku biru peningkatan kapasitas 2013-2015 di bidang-bidang yang dibutuhkan Myanmar, yakni demokrasi dan HAM, rekonsiliasi nasional, good government, pembangunan ekonomi dan sosial.

 

Framework Agreemenent on Trade and Investment
Perjanjian Payung kerja sama perdagangan dan investasi kedua Negara

 

MoU on Rice Trade
Myanmar memberikan jaminan pasokan beras maksimal 500 ribu ton beras periode 2013-2015 bila Indonesia membutuhkan

 

Business to Business (B to B/G)

MoU on Feasibility Study for the Improvement of the energy Efficiency in Power Delivery and the Losses Reduction Pilot Programme in Yangon
PT PLN memberikan bantuan peningkatan kapasitas bidang efisiensi energi kelistrikan kepada Kementerian Kelistrikan Republik Uni Myanmar

 

MoU on Fertilizer Off Take
MoU antara PT. Pupuk Indonesia dengan Myanmar Agribusiness Public Cooperation (MAPCO) PT. Pupuk Indonesia akan memasok 200 ribu ton pupuk selama setahun ke MAPCO

 

MoU antara PT. BNI dan Kanbawza Bank Myanmar. PT. BNI memberikan bantuan peningkatan kapasitas kepada Bank Kanbawza Myanmar

MoU on Development of Precast Concrete Industry and Project Management Services
MoU antara PT. Wijaya Karya dan United Machinery Group/UMG Myanmar


Pupuk

Pupuk merupakan salah satu impor utama Myanmar dan sangat mahal diproduksi secara lokal. Saat ini Myanmar mengonsumsi 800.000 ton pupuk, sementara produksi pupuk lokal tidak mencukupi hanya 100.000 ton

 

Kayu Jati

Total ekspor Myanmar di dunia mencapai 80%, akan tetapi Myanmar dinilai belum mampu mengembangkan usaha pemprosesan kayu, oleh karena itu ada peluang bagi Indonesia untuk berinvestasi dalam mengolah kayu jati menjadi produk dengan nilai lebih tinggi.

 

Semen

Myanmar memproduksi semen sebanyak 2,38 juta ton pertahun sementara konsumsi dalam negerinya sebesar 6 juta ton. Karenanya Myanmar banyak mengimpor semen hingga US$ 150 juta tahun 2011-2012. Hal tersebut menjadi peluang bagi Indonesia untuk memenuhinya.

 

Manufaktur

Saat ini lebih dari 600 pabrik milik pemerintah Myanmar beroperasi secara penuh pada 18 zona industri yang dijalankan swasta. Kesempatan masih terbuka lebar untuk melakukan investasi pada sektor manufaktur.

 

Perbankan

Penggunaan jasa perbankan di Myanmar masih tergolong cukup rendah. Adapun peluang-peluang di berbagai sektor tersebut kiranya dapat lebih mendorong para pengusaha Indonesia baik BUMN maupun swasta Indonesia untuk ikut serta mengambil peluang


  1. Pemerintah Republik Uni Myanmar telah memberikan izin bagi masuknya investasi asing di Myanmar termasuk dari Indonesia. Dalam kaitan itu, perusahaan-perusahaan asing dapat melakukan usaha bisnisnya dengan menjalin Kerja Sama bisnis baik usaha patungan (Joint Venture) dengan mitra lokal Myanmar.
  2. Kebijakan perdagangan Myanmar dalam konteks bilateral maupun regional, adalah dengan memberikan bebas pajak (custom duties) bagi produk-produk yang terdapat dalam daftar ketentuan khusus yang merupakan produk dengan kriteria asal yang diekspor ke negara-negara anggota ASEAN. Dalam kaitan itu, Kementerian Perdagangan Republik Uni Myanmar merilis daftar sejumlah 2.652 produk dengan kriteria asal tersedia di website www. commerce.gev.mm.

Myanmar Industries Association No.29, UMFCCI Building 5th floor, Min Ye Kyaw Swar Street, Lamadaw Township Yangon 
Telp. +95-1-214 830, 214 831
Email: industries.association.mm@gmail.com
Website: http://www.myanmarindustries.org

 

Ministry of Commerce – Department of Trade Promotion, Zeya Htarni Road, Nay Pyi Taw City
Telp. +95-067-408018 | Fax. +95-067-408256
Email: cio@commerce.gov.mm
Website: http://www.commerce.gov.mm

 

Union of Myanmar Travel Association, No.29 Min Ye Kyawswa Road, Yangon 
Telp. +95-1-730-50 761
Email: umta@mptmail.net.mm
Website: http://www.umtanet.org

 

Union of Myanmar Federation of Chambers of Commerce and Industry (UMFCCI), No. 29, Min Ye Kyawswa Road
Telp. +95-1-214344 | Fax. +95-1-214484
Email: umcci@mptmail.net.mm
Website: http://www.umfcci.com.mm

 

KBRI Yangon, Myanmar, No.100 Pyidaungsu Yeikhta Road, Dragon Township, Yangon, Myanmar 11191
Telp. +95-1-254465, 254469, 229750 | Fax. +95-1-254468
Email: info@kbriyangon.org
Website: http://www.kbriyangon.org


  1. Membuat makro ekonomi kondusif bagi rakyat pada umumya
  2. Memperbaiki iklim investasi, aturan perpajakan dan aturan bea cukai
  3. Mulai membangun infrastruktur di segala bidang
  4. Membangun produktifitas pertanian untuk mengatasi kekurangan pangan
  5. Mulai mengeluarkan aturan persiapan usaha dan hal kekayaan intelektual
  6. Mendukung Mutual Recognition Arrangement (MRA) tenaga kerja profesional ASEAN

 

Sumber : Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN, Kementerian Luar Negeri RI
Go to Website AEC Center