Thailand

47 Industrial Estates tersebar di 15 provinsi di Thailand


Sumber : Panduan dan Informasi Bisnis di Kawasan Asia Timur dan Pasifik Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI


Sumber : www.business-in-asia.com


Komoditi Ekspor Komoditi Impor
  1. Motor cars, parts and accessories
  2. Automatic data processing
  3. Refine fuels (Produk Olahan Minyak)
  4. Precious Stone & Jewellery
  5. Polymers of ehylene, propylene, etc in primary forms
  6. Chemical Product
  7. Rubber Products
  8. Sirkuit terpadu elektronik (IC)
  9. Mesin dan Komponen/bagian
  10. Rubber
  1. Minyak Mentah
  2. Mesin dan komponen/ bagian terkait
  3. Electrical machinery dan part
  4. Bahan Kimia
  5. Produk besi dan baja
  6. Electronic integrated circuit
  7. Komponen, aksesoris dan suku cadang kendaraan
  8. Perhiasan, termasuk emas batangan & perak batangan
  9. Komputer, komponen & aksesoris
  10. Other metal ores, metal waste

 

Negara Tujuan Ekspor Utama Negara Importir Utama
  1. RRT
  2. Amerika Serikat
  3. Jepang
  4. Malaysia
  5. Hongkong
  6. Australia
  7. Singapura
  8. Vietnam
  9. Indonesia
  10. Swiss
  1. RRT
  2. Jepang
  3. Amerika Serikat
  4. Malaysia
  5. Uni Emirat Arab
  6. Korea Selatan
  7. Indonesia
  8. Taiwan
  9. Jerman
  10. Singapura

Sumber : BPS, Kemendag serta Panduan dan Informasi Bisnis di Kawasan Asia Timur dan Pasifik 2015 Kementerian Luar Negeri RI Hubungan Perdagangan Thailand – Indonesia (2015-2016)


Komoditi Ekspor Komoditi Impor
  1. Mobil, komponen dan aksesoris
  2. Polymers of ethylene, propylene, etc in primary forms
  3. Mesin dan komponen terkait
  4. Chemical products
  5. Gula
  6. Spark ignition reciprocating internal combustuion piston
  7. Produk besi dan baja
  8. Mesin pendingin ruangan dan komponen terkait
  9. Produk plastik
  10. Produk tapioka
  1. Minyak Mentah
  2. Batu Bara
  3. Other metal ores, metal waste scrap
  4. Mesin dan part
  5. Bahan Kimia
  6. Suku cadang dan aksesoris kendaraan
  7. Passenger motorcars
  8. Electrical Machinery and part
  9. Vegetables and vegetable products (terdiri dari cereal, tepung, minyak kelapa, lemak, karet, coklat dan tembakau)
  10. Fresh aquatic animal, chilled, frozen, processed and instant

Sumber : BPS, Kemendag serta Panduan dan Informasi Bisnis di Kawasan Asia Timur dan Pasifik 2015 Kementerian Luar Negeri RI Hubungan Perdagangan Thailand – Indonesia (2015-2016)


  • Pemerintah Thailand menerapkan persyaratan ketat labeling untuk dairy foods, baby foods, canned foods, vinegar, minuman, edible oil and fats, dan gourmet powder (bahan yang mengandung monosodium glutamate (MSG) dan digunakan sebagai bumbu makanan).
  • Label makanan dalam Bahasa Thai dan berisikan informasi sbb:
    - Nama dan merek produk
    - Nomor registrasi
    - Nama dan alamat produsen
    - Nama dan alamat importer
    - Tanggal pembuatan dan kadaluarsa
    - Berat bersih dan volume
    - Additives yang digunakan
    - Kandungan kesehatan dan gizi (apabila ada)
  • Untuk minuman beralkohol harus memuat informasi prosentase kandungan alkohol dan peringatan kesehatan dalam bahasa Thai
  • Untuk produk kosmetik, label juga dalam Bahasa Thai, dan meliputi:
    - Nama dan jenis produk
    - Nama pabrik dan alamat
    - Cara pemakaian
    - Isi bersih
  • Packaging harus kuat dan tahan terhadap cuaca panas dan lembab.
  • Untuk ekspor produk-produk tertentu diperlukan sertifikat khusus, seperti :
    - Phytosanitary Certificate untuk ekspor biji-bijian tertentu, tumbuhan dan binatang.
    - Veterinary Health Certificate untuk ekspor daging
    - Certificate Free of Sale untuk produk farmasi dan obat-obatan

Catatan : Sertifikat ini dikeluarkan oleh instansi terkait di negara asal.
Sumber : Modul Direktorat Kerja Sama Ekonomi ASEAN, Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN, Kementerian Luar Negeri


Thailand menawarkan infrastruktur kelas dunia bagi para investor. Transaksi perdagangan dan bisnis dilakukan lebih mudah melalui sistem transportasi yang modern, bandara internasional, pelabuhan laut, dan pelabuhan sungai internasional.

Peluang bisnis di Thailand ada pada industri otomotif, energi alternatif, makanan, listrik & elektronik, logistik, percetakan, bangunan kapal pesiar, industri karet, dan lain-lain.


Thai Chamber of commerce 150 Rajbopit Road, Phranakhon District, Bangkok – Thailand 10200

 

Indonesia – Thai Chamber of Commerce Room 201/15 Zone D Queen Sirikit National Convention Center, 60 New Ratchadapisek Road, Klongtoey, Bangkok 10110 – Thailand

 

The Federation of Thai Industries Zone C, 4th Floor, Queen Sirikit Convention Center, 60 Ratchadapisek Road, Klong Toey, Bangkok 10110 – Thailand

 

Thai Board of Investment 555 Vibhavadi – Rangsit Rd., Chatuchak, Bangkok – Thailand 10900

 

Thai Rubber Association 45.47 Chotivithayakun 3 Rd., Hatyai, Songkhla 90110

 

Thai Transportation & Logistic Association Rm 56/3D, 1F, The Royal Navin Tower Churploeng Rd., Chongnonsee, Yannawa, Bangkok 10120

 

Bangkok Shipowner and Agents Association 12F Boonmitr Building, 138 Silom Rd., Suriyawong, Bangkrak, Bangkok 10500

 

Franchise & Thai SMEs Business Association (FSA) 70/574 Moo&, Prachuachuen Rd., Thasai, Muang, Nonthaburi 11000

 

Rice Exporter Association 3 Soi Ngamduplee, Rama IV Road, Thungmahamek, Sathorn, Bangkok 10120

 

Sugar Indusrty Trade Association 29F., Thai CC Tower South Sathorn, Bangkok 10120

 

Thai Agro Business Association 99/22 Ploenchit Rd., Lumpini, Pathumwan, Bangkok 10330

 

Thai Handicraft Promotion Trade Association 4F, Gaysorn Plaza, 999 Ploechit Road, Lumpini, Pathumwan, Bangkok 10330

 

Thai Fruit & Vegetable Producer Association 29/10 Soi Charoennakorn 12, Charoennakorn Rd., Klongtoansai, Klongsan, Bangkok 10600

 

Thai Frozen Food Association 6F Sathirnthani 2 Building, 92/6 North Sathorn Riad., Silom, Bangrak, Bangkok 10500

 

Trade Exhibition Association (TEA) Basement, Bangkok International Trade & Exhibition Center, 88 Bangna-Trad (Km.1), Bangna, Bangkok 10260


  1. Law Reform: amandemen Peraturan untuk fasilitasi perdagangan dan investasi serta pengaturan kompetisi perdagangan
  2. Dukungan kepada UKM : akses modal dan promosi internasional
  3. Ekspansi Pasar Regional
  4. Pembangunan National Single Window dan
  5. Restrukturisasi administrasi provinsi di perbatasan guna meningkatkan fasilitasi perdagangan antar perbatasan
  6. Peningkatan infrastruktur jaringan transportasi dan pariwisata
  7. Mendorong Mutual Recognition Arrangement (MRA)
  8. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia
  9. Menugaskan kantor penghubung Kemlu Thailand di setiap provinsi sebagai MEA Center
  10. Mendorong pembukaan kursus bahasa Indonesia

 

Go to Website AEC Center