New York, AS: "Kerja sama ASEAN-PBB harus bisa mengantarkan ASEAN untuk selalu menjadi bagian solusi dari permasalahan global," ujar Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi, pada pertemuan para Menlu ASEAN dengan Sekjen PBB dan Presiden Sidang Majelis Umum (SMU) PBB di Markas Besar PBB New York, Amerika Serikat, Sabtu (23/9).

Menlu Retno mengapresiasi kerja sama ASEAN-PBB yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. ASEAN-PBB perlu mengimplementasikan secara penuh apa yang telah disepakati dan tertuang dalam Rencana Aksi Deklarasi Komprehensif ASEAN PBB tahun 2016-2020. Rencana aksi tersebut telah dibuat dengan sangat komprehensif karena mencakup pengembangan kerja sama di 3 pilar ASEAN yaitu pilar politik, pilar ekonomi, dan pilar sosial budaya.

Selain itu, Menlu juga menyampaikan agar ecosystem of peace, security, and prosperity yang berhasil diciptakan ASEAN selama perlu terus diperkuat. Dalam hal ini, terdapat dua usulan konkret kerja sama ASEAN-PBB, yakni (i) penggunaan ASEAN Institute for Peace and Reconciliation (AIPR) untuk memperkuat upaya menjaga perdamaian dan memperkuat rekonsiliasi, serta (ii) penguatan kerja sama antar badan sektoral ASEAN dengan lembaga PBB seperti penguatan peran ASEAN Humanitarian Assistance (AHA Centre) di Jakarta dengan United Nations Office for Coordination of Humanitarian Assistance.  

Selengkapnya Kementerian Luar Negeri RI