Jakarta: ​Bertempat di Gedung Sekretariat ASEAN, telah berlangsung pertemuan ASEAN-EU Joint Cooperation Committee (JCC) Meeting (30/1). Pertemuan dipimpin oleh co-chair Wakil Tetap Thailand untuk ASEAN, Dubes Phasporn Sangasubana (selaku koordinator Mitra Wicara ASEAN untuk Uni Eropa) dan Mr. David Daly (Head of the South-East Asia Division of the European External Action Service) dan Ms Henriette Geiger (Head of Unit of Development Coordination South and South East Asia of the European Commission Directorate General for International Cooperation and Development). Pertemuan dihadiri dan diikuti oleh seluruh Wakil Tetap/Duta Besar negara-negara ASEAN, Dubes Uni Eropa (UE) untuk ASEAN, Francisco Fontan, pejabat terkait Komisi Eropa, Sekretariat ASEAN dan Perutusan Tetap negara-negara anggota ASEAN serta wakil Kedubes negara anggota UE lainnya. Dalam pertemuan Indonesia diwakili oleh Pelaksana Tugas Wakil Tetap RI ASEAN, Dubes Chilman Arisman.

Pertemuan telah membahas perkembangan terkini di masing-masing kawasan, dan berbagai aspek kerjasama dalam kerangka ASEAN-UE. Menyusul hasil kesepakatan Pertemuan KTT Peringatan 40 Tahun Kerja Sama ASEAN- Uni Eropa yang dihadiri oleh seluruh pemimpin ASEAN dan President of the EU Council, Donald Tusk di Manila, Filipina pada bulan November 2017 lalu, pertemuan JCC telah me-review pelaksanaan/implementasi sejumlah kesepakatan kerjasama yang terangkum dalam Plan Of Action Bandar Seri Begawan Plan of Action to Strengthen the ASEAN-EU Enhanced Partnership (2013-2017) dan upaya untuk lebih memperkuat kerjasama yang lebih luas serta mendorong implementasi kesepakatan Plan of Action (Rencana Aksi) ASEAN-UE 2018-2022 yang dikukuhkan dan diadopsi dalam pertemuan ASEAN Ministerial Meeting/AMM di Manila (Agustus 2017).

Sejak dibentuk pada tahun 1977, hubungan dan kerjasama ASEAN-EU selama 40 saat ini telah mencakup berbagai bidang dan meghasilkan kerjasama konkret antara lain (pemberantasan terorisme dan kejahatan lintas negara, HAM, peran perempuan, maritim, transportasi, perdagangan dan investasi, penanganan dan penaggulangan bencana, migrasi, dan lingkungan hidup). Berbagai proyek kerjasama yang disepakati sejalan dengan arah proses integrasi yang termuat dalam Visi ASEAN 2025 dan Cetak Biru ketiga pilar ASEAN. Dana yang disiapkan UE untuk pelaksanaan sejumlah proyek kerjasama tersebut berjumlah sekitar 200 juta Euro untuk periode selama 2014-2020. (Sumber : PTRI ASEAN)

Selengkapnya Kementerian Luar Negeri RI